Magister Informatika Udayana Kenalkan Aplikasi Harmoni Jiwa untuk Mendukung Kesehatan Mental Masyarakat

Program Studi Magister Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana, turut berpartisipasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional bertajuk “Pengenalan Aplikasi Harmoni Jiwa untuk Deteksi Dini dan Dukungan Kesehatan Mental Masyarakat”. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 5–6 Juni 2026, di Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Karangasem.

Pada 5 Juni 2026, kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semarapura, Kabupaten Klungkung. Selanjutnya, pada 6 Juni 2026, kegiatan dilanjutkan di Puskesmas Abang, Kabupaten Karangasem.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama internasional antara Universitas Udayana melalui Pusat Unggulan Penelitian Centre for Interdisciplinary Research on the Humanities and Social Sciences (CIRHSS) dengan The University of Sydney Business School dalam proyek “Advancing FemTech Design for Mental Health Support to Women in Rural Regions”. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan Program Studi Magister Informatika Universitas Udayana sebagai bagian dari upaya pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kesehatan mental masyarakat.

Aplikasi Harmoni Jiwa diperkenalkan sebagai media digital yang dapat mendukung upaya deteksi dini serta pemberian dukungan awal terkait kondisi kesehatan mental. Aplikasi ini dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan, remaja, dan kelompok masyarakat yang tinggal di wilayah rural dengan keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan kesehatan mental.

Dalam kegiatan di SMA Negeri 1 Semarapura, tim memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, memahami kondisi emosional, serta mengenali tanda-tanda awal permasalahan psikologis. Para peserta juga diperkenalkan dengan fitur dan cara penggunaan Aplikasi Harmoni Jiwa sebagai sarana memperoleh informasi awal dan dukungan terkait kesehatan mental.

Pengenalan aplikasi kepada kalangan pelajar diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan mental sejak dini. Melalui pemanfaatan teknologi yang dekat dengan kehidupan generasi muda, siswa diharapkan lebih terbuka dalam memahami kesehatan mental, mampu mengenali kondisi dirinya, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika membutuhkan dukungan.

Pada hari kedua, kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Abang, Kabupaten Karangasem. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dan masyarakat sebagai pengguna potensial Aplikasi Harmoni Jiwa. Tim memaparkan fungsi aplikasi, proses penggunaannya, serta potensinya sebagai media pendukung dalam memberikan edukasi, melakukan deteksi awal, dan mengarahkan pengguna untuk memperoleh bantuan lebih lanjut dari tenaga profesional.

Puskesmas memiliki peran penting sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan aplikasi digital diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dalam memperluas jangkauan edukasi dan dukungan kesehatan mental, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah perdesaan.

Keterlibatan Program Studi Magister Informatika Universitas Udayana dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa bidang informatika memiliki peran strategis dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan kesehatan. Teknologi yang dikembangkan tidak hanya diarahkan sebagai produk inovasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi multidisiplin dan internasional antara akademisi, peneliti, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar teknologi kesehatan mental yang dikembangkan tetap relevan dengan kondisi sosial, budaya, dan kebutuhan pengguna di Indonesia.

Melalui kegiatan pengenalan Aplikasi Harmoni Jiwa, Universitas Udayana dan The University of Sydney Business School menegaskan komitmennya dalam mengembangkan inovasi digital yang inklusif, berorientasi pada pengguna, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperluas pemanfaatan Aplikasi Harmoni Jiwa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini, dukungan sosial, dan akses terhadap layanan kesehatan mental yang tepat.