Raih Best Paper, Karya Made Wardana dan Cokorda Pramartha Unggul pada ICDSG 2025

Prestasi membanggakan kembali diraih dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Made Wardana bersama Cokorda Rai Adi Pramartha, Ph.D. memperoleh penghargaan Best Paper pada The 1st International Conference on Data Science and Geoinformatics (ICDSG) 2025.

Penghargaan tersebut diberikan atas artikel ilmiah berjudul “Digital Curation of Cultural Heritage Knowledge Through Crowdsourcing: A Systematic Literature Review.” Artikel ini membahas pemanfaatan pendekatan crowdsourcing dalam proses kurasi digital pengetahuan warisan budaya melalui kajian literatur sistematis.

Penelitian tersebut menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengumpulan, dokumentasi, validasi, dan pelestarian pengetahuan budaya secara digital. Pemanfaatan teknologi dan partisipasi publik diharapkan dapat memperluas akses terhadap informasi warisan budaya sekaligus mendukung upaya pelestariannya secara berkelanjutan.

ICDSG 2025 diselenggarakan pada 26–28 November 2025 oleh INABIMS Center, Institut Teknologi Nasional Malang. Konferensi internasional ini menjadi forum bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempresentasikan serta mendiskusikan perkembangan penelitian dalam bidang sains data, geoinformatika, dan berbagai penerapannya.

Penghargaan Best Paper ini menunjukkan kualitas serta relevansi penelitian yang dilakukan, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi informasi dengan pelestarian warisan budaya. Capaian tersebut juga memperkuat komitmen Program Studi Magister Informatika FMIPA Universitas Udayana dalam mendorong penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus menghasilkan karya ilmiah berkualitas serta meningkatkan partisipasi dalam forum akademik di tingkat nasional maupun internasional.